MARHS.




Tentang aku, yang kehilangan selera mencintai semenjak kamu memutuskan untuk meninggalkan jejak pada jalan-jalan penuh cerita di malam bulan Januari.

"Kita akan melakukan pengalaman menyenangkan di hari berikutnya, ya" katamu meyakinkanku dengan hikmat.

Aku merasa tertipu, walaupun saat itu aku tetap bertekad dan menganggap kamu masih mencintaiku. Ku lewati awalnya dengan amat gembira sampai semua menyebalkan di akhir. Tidak pernah merasa ada yang salah pun kurang, seburuk apapun ternyata mencintaimu tetap menjadi hal paling baik.

Hari itu, ku biarkan hatiku bergetar dan kepalaku bekerja sedikit lebih keras daripada biasanya. Merelakan adalah mata pelajaran yang akan ku pelajari seumur dalam hidupku, ia tidak pernah hilang sekalipun aku sudah mampu menerimanya selapang mungkin.

Dan apapun yang terjadi padaku setiap saat, setiap langkah kaki, setiap perjalanan panjang yang akan ku tempuh. Kamu akan selalu ku ingat sebagai sebaik-baiknya manusia yang pernah hadir. Sejatinya, memaafkan untuk diriku sendiri.

Nanti kita akan bertemu kembali, di penghujung gang kecil itu dan menuju belokan yang sama. Mudah-mudahan kau masih mengingatku dan aku tidak akan cukup kuat untuk melupakanmu.



Bogor, 23 Januari 2023.



Comments

Popular Posts